tanah beda ukuran
tanah beda ukuran belakang

Tips Merancang Desain Rumah Tanah Miring Ke Belakang

Posted on

Umumnya rumah dibangun di atas tanah yang datar. Namun, tidak semua orang mendapatkan tanah datar. Beberapa kawasan memiliki area tanah miring. Banyak orang yang menghindari hal ini. Namun, belakangan ini banyak orang yang mengincar tanah miring untuk dibangun rumah. Alasannya pun beragam, misalnya agar tercipta rumah yang unik. Perancangan desain rumah tanah miring ke belakang tidak boleh sembarangan. Simak ulasan berikut untuk lebih lengkapnya.

Tips Membuat Desain Rumah Tanah Miring Ke Belakang

Keuntungan lain dari memiliki tanah miring adalah harganya relative lebih murah dibandingkan tanah datar. Tanah miring juga kerap mencerminkan jiwa muda serta selera seni yang cukup tinggi. Jika Anda bias membangun rumah di tanah miring dengan baik, tentu harganya akan melonjak tinggi. Namun perlu diingat bahwa dalam membuat desain rumah tanah miring ke belakang ada tantangannya. Prosesnya lebih sulit dibandingkan rumah biasa. Inilah beberapa hal yang harus diperhatikan saat hendak membangun rumah.

  1. Memperhatikan kualitas tanah

Meski tanah miring kini sedang banyak diincar oleh orang, bukan berarti saat hendak membeli tanah atau membangun rumah tidak perlu memperhatikan kualitas tanahnya. Justru karena kondisi yang special ini mengharuskan Anda untuk memeriksa lebih dalam. Umumnya, tanah miring memiliki tekstur yang tidak stabil dan cenderung lembek. Oleh sebab itu, pastikan tanah liat dan padat agar bangunan yang berdiri di atasnya bias berdiri dengan kokoh.

  1. Derajat kemiringan tanah

Selain kualitas, kemiringan pun perlu diperhatikan. Jika tanah miring ke belakang, perhatikan berapa kemiringannya. Sesuaikan dengan posisi jalan serta bangunan lain yang ada di lahan. Setelah kemiringan sudah ditentukan, barulah desain rumah tanah miring ke belakang bias dibuat. Kemiringan yang lebih baik adalah jika Anda bagian depan bangunan lebih rendah dibandingkan bagian belakang. Konstruksi yang seperti ini akan lebih kokoh serta aman.

  1. Model desain yang bertingkat

Membangun hunian pada lahan miring mengharuskan Anda untuk memuat rancangan desain yang tepat. Biasanya desain rumah tanah miring ke belakang dibuat dengan model bertingkat. Cara ini akan menghemat biaya pengurukan. Apabila sudut kemiringan tidak terlalu besar, maka bias digunakan tangga landai untuk mengubungkan perbedaan tinggi di setiap ruangan. Kontur naik ataupun turun dalam ruangan akan memberikan nilai seni tersendiri. Tanpa perlu merubah permukaan tanah, tampilan rumah Anda akan tampak lebih unik.

  1. Pondasi yang kuat

Salah satu poin yang perlu diperhatikan dalam membangun rumah di lahan miring adalah pondasi. Pondasi harus dibuat sekokoh mungkin untuk menghindari ambruknya bangunan. Kedalaman pondasi juga perlu diperhatikan. Jangan bermain-main dengan pondasi karena elemen satu ini akan sangat menentukan apakah rumah akan cepat roboh atau tidak.

Saran untuk bangunan di tanah miring adalah dengan menggunakan pondasi tiang pancang. Pondasi macam ini akan menopang bangunan lebih kuat. Agar mendapatkan hasil yang maksimal, gunakan jasa bangunan yang professional dan sudah pasti terjamin. Setelah pondasi terbentuk, barulah melanjutkan ke proses pembangunan rumah.

Itulah beberapa poin penting dalam merancang desain rumah tanah miring ke belakang. Jika perlu cobalah untuk mencari referensi dari berbagai model rumah miring yang sudah ada. Perhatikan pula apa saja material yang digunakan untuk menciptakan hunian yang aman, nyaman serta awet. Usahakan untuk membuat rumah yang dapat bertahan lama dan tidak perlu renovasi berulang kali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *