House XXL

Metode Paling Akurat Menghitung Biaya Bangun Rumah Sendiri

Posted on

Ada dua cara yang bisa dipilih untuk menghitung biaya bangun rumah sendiri. Pertama adalah dengan sistem meter persegi. Dan yang kedua adalah dengan sistem analisis harga bangunan.

Kedua sistem tadi sudah pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya. Misalnya menghitung biaya bangun rumah dengan sistem meter persegi, kelebihannya adalah estimasi waktunya lebih cepat. Namun rinciannya bisa dibilang kurang detail.

Berbeda jika Anda memilih menghitung biaya bangun rumah dengan sistem harga satuan bangunan. Rincian yang dihasilkan akan jauh lebih detail lagi. Namun estimasi waktu yang dibutuhkan lebih lama.

Cara Menghitung Biaya Bangun Rumah dengan Sistem Per Meter Persegi

Di atas tadi sudah sedikit disinggung jika kedua cara menghitung biaya bangun rumah sendiri ada sisi positif dan negatifnya. Sekarang dikembalikan lagi ke Anda ingin memilih cara yang mana.

Nah, jika Anda memilih cara yang pertama, yakni menghitung RAB rumah dengan sistem per meter persegi, maka caranya seperti ini:

Langkah pertama, pastikan data yang dibutuhkan tersedia. Data tersebut berkaitan dengan luas bangunan hingga harga bangunan untuk setiap meter persegi.

Langkah kedua, sesuaikan harga bangunan dengan waktu pengerjaan bangun rumah serta lokasi rumah dibangun.

Nah, itulah beberapa langkah yang harus Anda persiapkan terlebih dahulu. Jika semua persiapan sudah selesai, maka RAB rumah sudah siap dibuat. Untuk lebih jelasnya, bisa melihat contoh pembuatan RAB rumah di bawah ini.

Anda akan membuat rumah minimalis dengan panjang 10 meter dan lebar 7 meter. Dengan demikian didapatkan luas bangunan rumah adalah 70 meter persegi. Sementara itu, harga bangunan setiap meter persegi saat pengerjaan rumah sekitar Rp 3 juta.

Dari data-data yang sudah Anda dapatkan tadi, untuk menghitung biaya bangun rumah adalah tinggal mengalikan luas bangunan rumah dengan harga per meter perseginya. Sehingga di dapatkan 70 meter persegi x Rp 2 juta. Maka hasilnya adalah Rp Rp 140 juta.

Cara Menghitung Biaya Bangun Rumah dengan Sistem Harga Satuan Bangunan

Untuk Anda yang menginginkan RAB rumah yang lebih detail lagi, maka bisa memilih opsi yang kedua ini. Meskipun harus diakui jika cara kedua ini membutuhkan waktu yang lebih lama.

Sebelum mulai menghitung biaya bangun rumah sendiri dengan sistem harga satuan bangunan, beberapa persiapan yang harus dilakukan adalah:

  1. Pastikan terlebih dahulu Anda sudah menentukan gambar rumah yang ingin Anda bangun.
  2. Miliki juga daftar spesifikasi bahan bangunan lengkap dengan harganya. Kemudian rinci daftar pekerjaan. Lalu daftar juga biaya tukang. Dan yang terakhir hitung volume item pekerjaan.

Setelah kedua point di atas Anda lakukan, tahapan selanjutnya adalah hitung volume masing-masing item pekerjaan berdasarkan gambar dan ukuran bangunan rumah. Kemudian untuk cara menghitung harga satuan pekerjaan adalah dengan mengalikan volume dengan harga satuan.

Mungkin sampai tahapan ini Anda masih belum terlalu mengerti cara mempraktekkannya. Nah, agar semakin paham lagi, akan diberikan contoh menghitung biaya bangunan rumah sendiri dengan sistem harga satuan bangunan.

Misalnya saja rumah yang akan dibangun butuh pemasangan ubin seluas 70 meter persegi. Sementara itu harga satuan ubinnya adalah Rp 200 ribu. Untuk menghitungnya Anda tinggal mengalikan luas dengan harga satuan ubin. 70 meter persegi x Rp 200 ribu. Maka biayanya adalah Rp 14 juta.

Jadi seperti itulah cara menghitung RAB rumah jika menggunakan opsi yang kedua. Maka wajar saja jika cara menghitung biaya bangun rumah sendiri dengan sistem harga satuan bangunan ini membutuhkan waktu yang lebih lama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *